• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
05-12-2025
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Gastronomi

Lontong Tuyuhan, Bikin Ketagihan

Makanan kas Rembang

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
30/11/2023
in Gastronomi
0

Related posts

Meriah, Festival Bunga Bandungan Dorong Daya Tarik Pariwisata

13/07/2025

Retno ; Jalin Komunikasi Dengan Cita Rasa Hidangan Khas Korea

27/06/2025
Rembang – Rembang merupakan salah satu daerah yang ada di Jawa Tengah, berbatasan dengan Jawa Timur. Kota ini sering dijuluki dengan daerah penghasil garam karena mayoritas mata pencaharian masyarakatnya adalah petani garam.
Pastinya daerah ini menyimpan banyak makanan tradisional salah satu contohnya adalah Lontong Tuyuhan yang sudah menjadi makanan khas.
Nama Lontong Tuyuhan muncul karena awal mula makanan dibuat oleh seseorang dari masyarakat desa Tuyuhan. Karakteristiknya adalah adanya warung yang terbuat dari bambu. Lontong Tuyuhan juga memiliki sejarah yang panjang dan kental dengan nuansa Islam. Konon, lontong tuyuhan pertama kali dibuat oleh Mbah Jumali, seorang ulama di Lasem, Rembang, pada abad ke-16. Mbah Jumali menggunakan lontong tuyuhan sebagai media dakwah  untuk menyebarkan ajaran Islam di Lasem.
Lontong tuyuhan adalah makanan yang terbuat dari lontong yang disajikan dengan kuah santan yang gurih, pedas dan kaya rempah. Kuah santan tersebut berisi potongan ayam kampung, telur rebus, tahu, dan tempe. Lontong Tuyuhan juga biasanya disajikan dengan taburan bawang goreng dan daun bawang. Terlihat Lontong Tuyuhan ini hampir sama seperti opor ayam, tetapi Lontong Tuyuhan ini mempunyai rasa yang khas atau berbeda dari opor ayam sendiri.
“Bahan – bahanya itu bawang merah, bawang putih, cabe, ketumbar, jinten, kapulaga, kunir, jahe, kemiri dan pastinya ada resep rahasianya yang tidak bisa saya jelaskan ahaha…” ujar salah seorang penjual asal Rembang yang tidak mau disebut namanya. Lontong Tuyuhan ini dijual kisaran lima belas ribu saja.
Nah, dengan rasanya itu bisa membuat masyarakat tertarik dan suka dengan makanan ini. Pembeli nya pun dari berbagai macam daerah seperti Semarang, Blora, Kediri, dan Surabaya. Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi menikmati Lontong Tuyuhan ini yang ada di Rembang. Lontong tuyuhan dapat ditemukan di berbagai restoran dan warung makan di Rembang, bahkan Lontong Tuyuhan sudah dapat di temukan di luar kota Rembang. Makanan ini juga sering disajikan dalam berbagai acara penting, seperti pernikahan dan acara keagamaan.Selain itu salah satu contoh upaya dari Pemerintah Kota Rembang adalah mengadakan festival Lontong Tuyuhan di setiap tahunnya.(Udin/red)
Previous Post

Kota Lama Semarang Bakal Segera di Revitalisasi

Next Post

Gerak Cepat “Hanting” Melalui Tepak Darling

Next Post

Gerak Cepat "Hanting" Melalui Tepak Darling

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA PILIHAN

Nana: Infrastruktur Jalan sebagai Daya Ungkit Tumbuhnya Ekonomi

2 years ago

Robby ; Kapolri Puas Fasilitas Rest Area KM 456 Tol Semarang-Solo

8 months ago

Duh, Karhutla di Jateng Capai 153 hektar pada 2024

1 year ago

Nana ; 372 Desa di Jateng Akan Berstatus Desa Anti Korupsi pada 2024  

1 year ago
Suara Peristiwa

Suaraperistiwa.id bergerak di bidang pemberitaan berupa portal website media online. Suaraperistiwa.id memberikan nuansa baru dalam menyampaikan informasi yang mengedukasi serta membangun untuk kemajuan bangsa. Informasi yang kami sajikan berdasarkan fakta atau temuan di lapangan juga dari sumber yang jelas dan dapat di pertanggung jawabkan.

Seluruh wartawan Suaraperistiwa.id dalam menjalankan tugas jurnalistik, didasari Kode Etik Jurnalistik Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Wartawan Suaraperistiwa.id telah dibekali tanda pengenal berupa ID Card dan Surat Tugas yang sah serta namanya tercantum di boks redaksi. Apabila nanti instansi pemerintah, swasta, masyarakat umum dan sebagainya di kemudian hari menemukan wartawan Suaraperistiwa.id yang namanya tidak tercantum sesuai ketentuan di atas, maka redaksi tidak bertanggungjawab atas pemberitaan yang dilakukan.

BERITA TERBARU

Cegah Kepunahan Motif, Nawal Yasin Pacu Regenerasi Pengrajin Batik di Jateng Lewat “Ready to Wear”

04/12/2025

Hadiri Hakordia di Semarang, Bupati Kudus Sam’ani Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

04/12/2025

Gelar COMLIDIA 2025, Cara Asyik Prodi Ilkom Udinus Kenalkan Sisi Lain Generatif AI ke Gen Z

03/12/2025

Lantik Pengurus PWI Jateng 2025-2030, Ahmad Munir : Berikan Informasi Sehat dan Mencerdaskan

02/12/2025

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id