• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
05-12-2025
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Meriah, Drum Blek Festival Sambut HUT Kota Salatiga

Kenalkan Tari Bulkeo

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
21/05/2024
in Trending
0

Salatiga-Festival Drumblek tahun 2024 digelar dalam rangka menyambut HUT Kota Salatiga tahun 2024. Kesenian Drumblek ini rencananya akan menjadi sajian utama pada puncak peringatan HUT Provinsi Jateng tahun 2024 yang digelar di Kota Salatiga mendatang.

“Kita punya kalender event di Kota Salatiga, salah satunya adalah festival drumblek ini. Semoga festival ini dapat berkembang dan diakui secara nasional. Di Jawa Tengah terdapat tujuh festival tahunan, harapan saya dua atau tiga tahun lagi festival drumblek ini dapat menjadi salah satu dari festival tahunan yang diselenggarakan di tingkat provinsi,” kata Yasip. Yasip melihat bentuk kesenian drumblek yang disajikan masih asli, sehingga ia mengimbau agar seniman drumblek dapat bekerjasama dan berkolaborasi dengan bentuk kesenian lainnya agar lebih artistik.

Related posts

Cegah Kepunahan Motif, Nawal Yasin Pacu Regenerasi Pengrajin Batik di Jateng Lewat “Ready to Wear”

04/12/2025

Hadiri Hakordia di Semarang, Bupati Kudus Sam’ani Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

04/12/2025

“Semoga drumblek makin bagus dan dapat dikolaborasikan dengan kesenian lain seperti tari Bulkeo di tingkir,” sambung Yasip.

Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, berharap Kesenian Drumblek dapat terus berkembang dan dapat dikolaborasikan dengan kesenian lain seperti Tari Bulkeo. Yasip mengungkapkan harapannya tersebut dalam pembukaan Festival Drumblek di halaman Kantor DPRD Salatiga, minggu lalu.

Tari Bulkeo merupakan tarian yang dikembangkan di wilayah Kecamatan Tingkir. Tarian ini merupakan warisan dari pasukan Pangeran Diponegoro yang ditangkap oleh Belanda di Magelang, dan kini tarian ini dipelajari dan dikembangkan sebagai salah satu tarian khas Kota Salatiga. “Saat itu, ketika Pangeran Diponegoro akan berunding dengan Belanda, terdapat satu syarat bahwa pasukan Diponegoro harus berjarak satu malam dari tempat perundingan, maka Kota Salatiga merupakan lokasi yang dipilih untuk menempatkan pasukan. Berawal dari pasukan inilah tarian Bulkeo muncul di Kota Salatiga. Jika Drumblek dan Bulkeo dapat berkolaborasi maka akan terwujud kesenian khas, yang merupakan warisan budaya tak benda dari Kota Salatiga,” pungkas Yasip.

Ketua Panitia Festival Drumblek, Nono Rohana menyampaikan bahwa pada festival kali ini peserta dibatasi hanya 10 grup. Ia berharap pada tahun berikutnya jumlah peserta dapat ditambah sehingga semakin ramai dan meriah. “Kami tidak bisa mengundang lebih banyak peserta tahun ini karena keterbatasan sarana. Bersama Disbudpar kami hanya mengundang 10 grup, kami mohon maaf karena tidak dapat mengakomodir lebih banyak grup. Semoga tahun depan dapat lebih ramai dengan peserta yang lebih banyak,” kata Nono.

Dalam kesempatan ini, Yasip juga menyerahkan penghargaan kepada Didik Ompong, seniman Kota Salatiga yang memprakarsai lahirnya kesenian drumblek pada tahun 1988 di Pancuran, Kota Salatiga.(had/red)

Previous Post

Pemprov Jateng Prioritaskan Digitalisasi Sektor Pelayanan Publik  

Next Post

Unissula – Universidade Dili Timor Leste Bangun Kerjasama

Next Post

Unissula - Universidade Dili Timor Leste Bangun Kerjasama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA PILIHAN

Uji Kompetensi Profesi Pendidikan Dokter Gigi Unissula lulus 100%

8 months ago

Joglo Polosiri Jadi Sentra Wisata Edukasi

2 years ago

Yasip ; Ajak Petani Seperti di Belanda

12 months ago

Robby ; Optimis UIN Salatiga Lahirkan Tokoh-tokoh Pendidik Besar

6 months ago
Suara Peristiwa

Suaraperistiwa.id bergerak di bidang pemberitaan berupa portal website media online. Suaraperistiwa.id memberikan nuansa baru dalam menyampaikan informasi yang mengedukasi serta membangun untuk kemajuan bangsa. Informasi yang kami sajikan berdasarkan fakta atau temuan di lapangan juga dari sumber yang jelas dan dapat di pertanggung jawabkan.

Seluruh wartawan Suaraperistiwa.id dalam menjalankan tugas jurnalistik, didasari Kode Etik Jurnalistik Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Wartawan Suaraperistiwa.id telah dibekali tanda pengenal berupa ID Card dan Surat Tugas yang sah serta namanya tercantum di boks redaksi. Apabila nanti instansi pemerintah, swasta, masyarakat umum dan sebagainya di kemudian hari menemukan wartawan Suaraperistiwa.id yang namanya tidak tercantum sesuai ketentuan di atas, maka redaksi tidak bertanggungjawab atas pemberitaan yang dilakukan.

BERITA TERBARU

Cegah Kepunahan Motif, Nawal Yasin Pacu Regenerasi Pengrajin Batik di Jateng Lewat “Ready to Wear”

04/12/2025

Hadiri Hakordia di Semarang, Bupati Kudus Sam’ani Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

04/12/2025

Gelar COMLIDIA 2025, Cara Asyik Prodi Ilkom Udinus Kenalkan Sisi Lain Generatif AI ke Gen Z

03/12/2025

Lantik Pengurus PWI Jateng 2025-2030, Ahmad Munir : Berikan Informasi Sehat dan Mencerdaskan

02/12/2025

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id