• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Realisasi Investasi Jateng Capai Rp77,02 Triliun

Serap 280.643 Pekerja

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
26/01/2024
in Trending
0

Semarang- Sektor investasi di Jawa Tengah. Selama 2023, penanaman modal tercatat naik 12,59 persen, dari Rp68,41 triliun di 2022 menjadi Rp77, 02 triliun, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 280.643 orang.

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Sakina Rosellasari mengatakan, catatan itu berasal dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), triwulan I sampai IV 2023. Ia mengatakan, berdasarkan catatan tersebut, pemodal dalam negeri mendominasi.

Sakina menjelaskan, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp32,98 triliun, sementara sektor UMKM mencatatkan Rp20,9 triliun. Sedangkan, Penanaman modal asing (PMA) mencatatkan Rp23,14 triliun.

“Ada kenaikan signifikan, yang naik adalah PMDN dan UMKM. Kemudian untuk PMA ada penurunan, meskipun sebetulnya Jateng jadi provinsi favorit padat karya,” ujarnya, saat ditemui di ruang integritas, Kantor DPMPTSP Jateng, Jumat (26/1/2024) sore.

Sakina mengatakan, Jateng menjadi daerah yang diminati oleh pemodal karena beberapa hal. Di antaranya, aksesibilitas, ketersediaan tenaga kerja dan upah yang kompetitif. Adapun, sektor investasi yang paling diminati PMA adalah industri padat karya, seperti barang dari kulit dan alas kaki, industri mesin, elektronik, alat kedokteran dan industri tekstil.

Sementara, untuk PMDN, sektor transportasi, gudang, telekomunikasi, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, paling diminati.

Hal lain yang menggembirakan, bebernya, jumlah proyek investasi yang mencapai 122,3 persen. Pada 2022 total proyek PMA dan PMDN hanya 19.374 unit, sedangkan pada 2023 mencapai 43.080 unit.

“Penyerapan tenaga kerja sangat signifikan. Kami menyampaikan, PMA itu menyerap banyak tenaga kerja. Seperti aparel, tekstil, pakaian, garmen naik signifikan. Jumlahnya, menjadi 280.643 orang dari sebelumnya (2022) sebanyak 215.775 orang,” pungkas Sakina. (gus/red)

Previous Post

Yasip: Lakukan Assessment dan Mutasi Pejabat

Next Post

Hasil SPI KPK 2023, Jateng Raih Predikat Integritas Tertinggi,

Next Post

Hasil SPI KPK 2023, Jateng Raih Predikat Integritas Tertinggi,

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id