• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
08-06-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Gastronomi

Pengelola Desa Wisata Harus Lebarkan Networking

Bangkitkan Usaha Ekonomi Produktif Warga

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
23/02/2024
in Gastronomi
0

Related posts

Ribuan Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026, Jalurnya Ekstrem Bikin Candu!

06/06/2026

Menuju Rekor MURI, Bupati Kudus Luncurkan Logo Hari Jadi ke-477 “Urup Nguripi” di Final Festival Caping Kalo

24/05/2026
Kab.Semarang- Bupati Semarang H Ngesti Nugraha mengajak para pengelola desa wisata (dewa) untuk lebih serius mengembangkan usaha pariwisata itu. Menurutnya operasional desa wisata itu terbukti mampu membangkitkan usaha ekonomi produktif warga pascapandemi covid-19 lalu. Hal itu dikatakan Bupati usai mengukuhkan pengurus forum komunikasi kelompok sadar wisata dan pengelola desa wisata di Pendapa desa wisata Sumogawe, Getasan, Jumat (23/2) siang.
Pengukuhan FK Pokdarwis – Dewa disaksikan oleh puluhan pengelola desa wisata. Hadir pula para kepala desa yang memiliki usaha desa wisata.
Bupati menambahkan para pengelola desa wisata harus menciptakan komunikasi yang intensif diantara mereka. Tujuannya untuk saling bertukar informasi dan pengalaman guna mengembangkan berbagai kreasi dan inovasi pengelolaan desa wisata. “Harus diakui ada desa wisata yang berkembang dan, maaf, ada yang stagnan. Lewat pertemuan rutin dapat dilakukan evaluasi kegiatan masing-masing agar dapat lebih berkembang,” ujarnya.
Tiga OPD yang terkait pengembangan desa wisata yakni Disparta, Diskumperindag dan Dispermasdes telah diperintah menjalin koordinasi guna merumuskan langkah terpadu pengembangan desa wisata.
Pada tahun 2025, lanjutnya, Pemkab Semarang berencana membantu pengembangan desa wisata melalui APBD. “Selama ini bantuan datang dari Pemprov Jateng. Rencananya akan ada bantuan pengembangan dari APBD Kabupaten tahun depan secara bertahap,” katanya lagi.
Pada tahun 2024 ini ada enam desa wisata yang akan mendapat bantuan dari Pemprov Jateng.
Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Wiwin Sulistyowati menjelaskan pertemuan rutin para pengelola desa wisata pada tahun 2024 dilaksanakan tiga kali. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas para pengelola desa wisata. Sehingga mereka dapat mengembangkan desa wisata melalui berbagai kreasi dan inovasi.
Sedangkan FK Pokdarwis dan Desa Wisata yang baru dikukuhkan nantinya akan menjadi mediator antara Disparta dan kelompok masyarakat pelaku pariwisata. Sehingga akan bersinergi mengembangkan usaha pariwisata berbasis masyarakat.(edi/red)
Previous Post

Kudus Targetkan Zero Stunting 2024

Next Post

Disiplinkan Diri, Kunci Lingkungan Bersih dari Sampah

Next Post

Disiplinkan Diri, Kunci Lingkungan Bersih dari Sampah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id