• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
08-06-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Parade Karawitan, Meriahkan Hari Wayang Nasional

Tampilkan wayang dengan dalang anak

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
23/11/2023
in Trending
0

Related posts

Bikin Haru! Tangis Berubah Tawa, 50 Anak di Kudus Ikut Khitan Massal Gratis dan Dapat Uang Saku

07/06/2026

Ribuan Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026, Jalurnya Ekstrem Bikin Candu!

06/06/2026
Salatiga-Tok tok tok tok tok………bunyi cempolo saat dipukulkan pada kotak wayang sebagai simbol seremonial dodogan. Dilanjutkan dengan bedhol kayon, yakni mencabut gunungan dari panggung pakeliran, yang digerakkan sebagai tanda awal mula kehidupan wayang di pendopo Bung Karno, Kamis (23/11/23).
Cempolo pada umumnya dipahami sebagai benda yang terbuat dari besi/kayu berfungsi sebagai alat untuk memukul keprak yang dimainkan oleh kaki dalang
Dodogan dan bedhol kayon dilakukan PJ Sinoeng, setelah ia menyerahkan tokoh wayang Janoko Kepada Dalang Cilik Padharasa, Ki Dwi Mandala Putra Widodo (siswa SMP Kelas 8), Ki Eben Haezer (siswa SMP Kelas 7), dan Ki Javas Adaby (siswa MI Ma’arif Kelas 5), yang akan secara bergantian memainkan cerita Wahyu Pakem Makutarama mulai pukul 13.00 hingga pukul 19.00 WIB.
Sementara, para pengrawit adalah anak-anak asuh rumah seni Padharasa, mulai dari usia TK hingga SMP.
Ika Puspitarini, salah satu anggota Pepadi menyebutkan, acara peringatan hari wayang nasional yang digelar oleh Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Salatiga dimulai sejak pagi dengan Parade Karawitan, dilanjutkan dengan Wayang Dalang Anak dengan lakon Wahyu Pakem Makutarama. Pada malam harinya, digelar Sarasehan dan Wayang Kulit Dalang Remaja yang akan mempersembahkan Wayang Kancil dan Wayang Kulit dengan cerita Brubuh Alengka.
PJ walikota  Sinong R, mengajak orang tua anak-anak penggiat seni tersebut untuk mendukung terus apa yang menjadi kompetensi dan keberminatan anak. Karena seniman juga mampu membawa nama harum bangsa, dan seniman juga bisa memberikan pesan moral yang sarat dengan nilai-nilai luhur.
“Salah satu prestasi ini, anak-anak TK, SD bisa karawitan. Dan tanyakan kepada mereka, dia akan bisa cerita kepada anak dan cucunya kelak, bahwa dia pernah memainkan karawitan seperti ini di sini,” ujarnya.
Ditambahkan, anak-anak pelaku seni ini jangan rendah diri, tapi tetap rendah hati. Termasuk dalang-dalang cilik ini siap juga untuk dipentaskan pada kancah yang lebih besar yaitu nasional dan bahkan internasional. (aho/red)
Previous Post

Bersholawat, Untuk Kemlasahatan Umat

Next Post

Delik, Kandidat Desa Cantik Terbaik Nasional

Next Post

Delik, Kandidat Desa Cantik Terbaik Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id