• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
08-06-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Dukung Kota Toleran, Salatiga Bakal Gelar Gema Waisak

Rencana Kegiatan Pindapata, Donor Darah dan Pentas Seni

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
19/04/2024
in Trending
0

Related posts

Bikin Haru! Tangis Berubah Tawa, 50 Anak di Kudus Ikut Khitan Massal Gratis dan Dapat Uang Saku

07/06/2026

Ribuan Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026, Jalurnya Ekstrem Bikin Candu!

06/06/2026
Salatiga-Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani menerima audiensi Tokoh Agama Buddha bersama Bhikkhu Sangha, pengurus Vihara Maggadhamma dan perwakilan pemuda-pemudi Buddha di Ruang Kerja Wali Kota, Jumat (19/4). Mereka menyampaikan rencana kegiatan Pindapata dalam rangka Gema Waisak yang akan berlangsung 2 Juni mendatang di Lapangan Pancasila Salatiga.
Yasip menyatakan menyambut baik kegiatan tersebut, dan menurutnya Gema Waisak bagus untuk dilaksanakan di Kota Salatiga dalam mendukung Kota Salatiga sebagai kota toleran. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kota Salatiga, Yasip menyatakan siap untuk memfasilitasinya.
“Saya kadang membayangkan perayaan Waisak seperti di Borobudur dengan melepas lampion. Kalau di Salatiga, itu apa ya yang bisa menunjukkan ke publik bahwa umat Buddha di Salatiga juga punya tradisi perayaan Waisak yang layak juga untuk disaksikan oleh masyarakat umum, tidak hanya untuk internal saja sehingga bisa menjadi event tahunan. Monggo umat Buddha berkreasi supaya kita juga punya ikon juga untuk perayaan Waisak,” ungkap Yasip.
Romo Pandita Widya Putu Haryono selaku Tokoh Agama Buddha di Kota Salatiga menyampaikan bahwa, perayaan Gema Waisak atau Perayaan Waisak di Kota Salatiga tahun ini mengambil tema Menjalin Kerukunan untuk Kebersamaan. Pada Gema Waisak tersebut akan dilakukan Pindapata, tradisi umat Buddha berbakti pada Bhikkhu Sangha dengan memberikan makanan (makanan kering). Hasil dari pengumpulan makanan tersebut selanjutnya akan disalurkan untuk kegiatan bakti sosial. Makanan kering ini tidak bisa diganti dengan uang, karena Bhikkhu tidak boleh membawa uang.
“Pada acara Pindapata ini nanti ada 20 Bhikkhu yang berkeliling membawa mangkok berjalan dari umat satu ke umat lain, sekitar 1.500 umat. Selain Pindapata, pada hari tersebut juga akan dilaksanakan kegiatan sosial donor darah serta pentas seni Dharma Santi,” terang Putu.(had/red)
Previous Post

Tertarik Jadi Anggota KPID Jateng, Begini Syaratnya

Next Post

Sampoerna Kayoe Ramaikan Investasi KITB Batang

Next Post

Sampoerna Kayoe Ramaikan Investasi KITB Batang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id