• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
05-12-2025
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Ilpop

Urgent ; Literasi Digital Cegah Polarisasi Politik Jelang Hari H Pemilu

Sikap Kritis Gen Z dan Milenial Sebuah Keniscayaan

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
13/02/2024
in Ilpop
0

 

 

Related posts

Mengapa perlu melakukan penelitian ?

18/02/2025

Sebuah Catatan Kecil(1)

09/02/2023

Data menyebutkan bahwa jumlah dalam pemilih Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih. Artinya jumlah tersebut memiliki potensi yang besar terhadap munculnya polarisasi pemilih dalam sebelum menentukan pilihan di hari H nanti.

Jumlah generasi milenial 68.822.389 orang atau mereka yang lahir pada tahun 1981-1996. Ditambah generasi Z berjumlah 46.800.161 orang dan lahir di tahun 1997-2012. Kalau ditotal jumlah untuk 2 gen ini mencapai 115.622.550 orang. Artinya jumlah ini memiliki total hingga 56,4 persen.

Besarnya jumlah pemilih di dua generasi itu akan sangat signifikan dalam menentukan pemimpin negeri ini. Masifnya dunia maya khususnya digitalisai media menjadi sangat krusial untuk dipahami generasi ini.

Pemahaman literasi dgital pada momentum pemilu ini menjadi taruhan untuk menentukan masa depan bangsa ini.

Bagaimana tidak, hampir setiap detik mereka diterpa oleh maraknya informasi tanpa henti. Oleh karena, diharapkan mereka memiliki keterampilan literasi digital tetap mampu berpikir kritis di tengah maraknya polarisasi politik di media digital khususnya media sosial.

Kritis dapat diimplemantasikan dengan lebih teliti, dan dicermati dengan seksama. Terlebih dapat melakukan elaborasi atas apa yang dipaparkan oleh para politisi selama ini.

Kita sadar bahwa dua generasi ini lahir dan hidup sangat dekat dengan teknologi informasi. Artinya lebih fleksibel dan melihat lebih dalam literasi yang berkaitan dengan dunia digital. Generasi ini dipastikan memiliki kemampuan dan kecepatan yang jauh berbeda dari generasi yang lain seperti generasi pre boomer, baby boomer bahkan mampu bersaing dengan generasi X.

Harapan besar tentunya mereka dapat memanfaatkannya lebih jauh, dan  menjadikannya sebagai sarana untuk mendeteksi kebenaran dalam polarisasi politik yang terjadi.

Paling tidak mampu memproteksi diri atau melakukan screening atas konten-konten yang direproduksi dengan cara negatif. Dan bahkan dengan memahami modus-modus yang menyesatkan atau misleading.  Seperti yang terjadi belakangan ini dengan cara memutarbalikkan fakta. Dan itu hanya dapat disikapi dengan sikap kritis dan pemahaman literasi digital yang memadai.

Tetap kritis terhadap penyebaran hoaks dan ujaran kebencian atau sejenisnya  yang masih berkembang. Disisi lain juga harus mampu menganalisis praktik-praktik atas persepsi yang sudah dibangun.

Konten-konten yang beredar melalui media mainstream dan media alternatif lainnya juga masih marak, dan itu juga harus menjadi perhatian serius.

Agus Triyono

Dosen Ilmu Komunikasi, Universitas Dian Nuswantoro Semarang

 

 

Previous Post

Pj. Bupati Kudus Buka Kick Off Konsultasi Publik RKPD 2025

Next Post

Nana : Beri Perhatian Khusus pada Kelompok Rentan

Next Post

Nana : Beri Perhatian Khusus pada Kelompok Rentan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA PILIHAN

Gratis : Layanan Bantuan Hukum bagi UMK

2 years ago

Begini Aksi Gerakan Bersih-bersih Pantai Jodo Ala KITB, Yih Quan Footwear Indonesia dan Deckers HOKA

1 year ago

Mendesak, Jawa Tengah Masih Butuh 16.458 Dokter

3 months ago

331 Jemaat Ikuti Persidangan Sinode Tahunan (PST)

9 months ago
Suara Peristiwa

Suaraperistiwa.id bergerak di bidang pemberitaan berupa portal website media online. Suaraperistiwa.id memberikan nuansa baru dalam menyampaikan informasi yang mengedukasi serta membangun untuk kemajuan bangsa. Informasi yang kami sajikan berdasarkan fakta atau temuan di lapangan juga dari sumber yang jelas dan dapat di pertanggung jawabkan.

Seluruh wartawan Suaraperistiwa.id dalam menjalankan tugas jurnalistik, didasari Kode Etik Jurnalistik Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Wartawan Suaraperistiwa.id telah dibekali tanda pengenal berupa ID Card dan Surat Tugas yang sah serta namanya tercantum di boks redaksi. Apabila nanti instansi pemerintah, swasta, masyarakat umum dan sebagainya di kemudian hari menemukan wartawan Suaraperistiwa.id yang namanya tidak tercantum sesuai ketentuan di atas, maka redaksi tidak bertanggungjawab atas pemberitaan yang dilakukan.

BERITA TERBARU

Cegah Kepunahan Motif, Nawal Yasin Pacu Regenerasi Pengrajin Batik di Jateng Lewat “Ready to Wear”

04/12/2025

Hadiri Hakordia di Semarang, Bupati Kudus Sam’ani Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

04/12/2025

Gelar COMLIDIA 2025, Cara Asyik Prodi Ilkom Udinus Kenalkan Sisi Lain Generatif AI ke Gen Z

03/12/2025

Lantik Pengurus PWI Jateng 2025-2030, Ahmad Munir : Berikan Informasi Sehat dan Mencerdaskan

02/12/2025

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id