• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Ngesti : Jadikan Stunting Skala Prioritas

Gandeng UNDARIS dan UNW Tangani Tengkes

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
22/01/2024
in Trending
0

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026
Ungaran- : Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan penanganan gizi buruk balita atau stunting menjadi salah satu prioritas. Meski angka prevalensi terus menurun, namun ia  berharap penanganan tidak boleh surut.
“Karenanya saya mengharapkan kehadiran para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Undaris dan Universitas Ngudi Waluyo dapat membantu mencegah terjadinya kasus baru. Sekaligus menekan angka kasus serendah mungkin,” katanya saat upacara pelepasan mahasiswa di pendapa rumah dinas di Ungaran, Senin (22/1) pagi.
Upacara pelepasan dihadiri rektor Undaris Dr Hono Sejati, Ketua LPPM UNW Dr Sugeng Mariyanto, para pimpinan OPD terkait, para Camat lokasi KKN dan ratusan mahasiswa peserta KKN.
Ditambahkan Bupati, para mahasiswa dapat melakukan edukasi kepada para pasangan calon pengantin maupun ibu muda yang memiliki anak dibawah usia tiga tahun. Sehingga kasus stunting baru dapat dicegah. Selain itupara orang tua juga harus diingatkan untuk menjaga kesehatan dirinya.
Saat ini, Kabupaten Semarang berada di peringkat kedua dibawah Kota Semarang yang memiliki kasus tengkes terendah di Jawa Tengah. Pada akhir tahun 2023 lalu, berada di peringkat ketiga.
Selain tengkes, para mahasiswa juga diminta kreatif memanfaatkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya untuk membantu pengembangan ekonomi kerakyatan.
“Adik-adik mahasiswa juga dapat ikut memberdayakan usaha mikro dan kecil produktif warga,” tegasnya.
Rektor Undaris Hono Sejati menjelaskan mahasiswanya akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama 42 hari. Mereka berasal dari enam fakultas yakni teknik, FKIP, FEB, FAI, Peternakan dan Hukum.
Koordinator kegiatan kesejahteraan masyarakat, Erwinia Farid menjelaskan 33 mahasiswa KKN UNW akan ditempatkan di 12 desa di tujuh kecamatan. Sedangkan 237 mahasiswa KKN Undaris disebar di 14 desa di Ungaran Timur, Ungaran Barat dan Bawen.
“Kegiatan KKN kali ini fokus penanganan stunting dan pemberdayaan ekonomi warga,” pungkasnya.(edi/red)
Previous Post

Pak Untung, Beruntung dapat Sepeda Pak Jokowi

Next Post

Pingin Charging Kendaraan Listrik? Ini Jawabannya.

Next Post

Pingin Charging Kendaraan Listrik? Ini Jawabannya.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id