• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
08-06-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Lebih dari 7000 Pengunjung Padati Tradisi Dandangan

Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
11/03/2024
in Trending
0

Kudus – Tradisi Dandangan yang digelar pada 1-11 Maret berlangsung sukses. Meskipun beberapa waktu terakhir intensitas hujan meningkat, tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk datang mengunjungi stan UMKM di sepanjang Jalan Sunan Kudus.

Penjabat Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie mengungkapkan per hari sekitar 7 ribuan masyarakat meramaikan Dandangan. Angka ini menunjukkan Dandangan berkontribusi mendongkrak perekonomian masyarakat.

Related posts

Bikin Haru! Tangis Berubah Tawa, 50 Anak di Kudus Ikut Khitan Massal Gratis dan Dapat Uang Saku

07/06/2026

Ribuan Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026, Jalurnya Ekstrem Bikin Candu!

06/06/2026

“Alhamdulillah Dandangan berlangsung lancar dan sukses. Ada sekitar 5-7 ribuan masyarakat per hari yang berkunjung di Dandangan,” ucapnya saat membuka kirab Dandangan di Alun-Alun Kulon, Senin (11/3).

Selain itu, gelaran Dandangan juga salah satu wujud nguri-uri budaya. Sebab, tradisi tersebut diwariskan oleh Sunan Kudus Syekh Jafar Sodiq. Awalnya Dandangan adalah kegiatan menabuh bedug sebagai media mengumumkan masuknya bulan suci Ramadan. Saat ini, Dandangan dimeriahkan dengan adanya produk UMKM lokal.

“Ini merupakan upaya kita untuk nguri-uri kearifan lokal sekaligus warisan dari Sunan Kudus Syekh Jafar Sodiq. Semoga tetap lestari,” ungkapnya.

Meningkatnya perekonomian masyarakat menjadi bukti meskipun Sunan Kudus telah meninggal, tetap menghadirkan manfaat. Hasan menjelaskan hal itu menjadi pengingat dan teladan masyarakat untuk terus memberi manfaat bagi sesama.

“Sunan Kudus sampai sekarang tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ini pengingat untuk kita semua agar terus memberi manfaat bagi sesama,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah mengungkapkan kirab yang digelar pada hari terakhir Dandangan bertujuan menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah. Kirab bertujuan pelestarian budaya dan memupuk rasa cinta masyarakat dalam melestarikan tradisi Dandangan.

“Kontingen kirab terdiri dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak muda. Diharapkan, akan memupuk rasa cinta dalam melestarikan tradisi Dandangan,” jelasnya. (aho/red)

Previous Post

Yuk Ikut “ IRAMA” (Indahnya Ramadhan Bersama)

Next Post

Bulan Dana PMI Capai Rp1.464.625.430

Next Post

Bulan Dana PMI Capai Rp1.464.625.430

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id