
Batang- Wah, siapa bilang kawasan industri isinya cuma cerobong asap dan keriuhan mesin? KEK Industropolis Batang baru saja membuktikan kalau mereka bisa jadi “panggung konser” yang pecah banget! Bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-5 kemarin , kawasan di bawah Holding BUMN Danareksa ini sukses menyulap lahan industri menjadi lautan manusia lewat gelaran Industropolis Festival. Tidak tanggung-tanggung, lebih dari 10.000 orang tumpah ruah menikmati acara yang disuguhkan secara gratis ini.
Bintang utama yang paling dinanti tentu saja Guyon Waton, yang sukses bikin suasana makin panas dan mengajak ribuan penonton bernyanyi massal. Tapi jangan salah, festival ini bukan cuma soal joget bareng artis ibu kota. KEK Industropolis Batang benar-benar memanjakan mata pengunjung dengan parade budaya lokal yang super keren, mulai dari aksi enerjik KBBS (Marching Pring), Bolodewa, persembahan tari dari Sanggar Prastikasmara, hingga penampilan unik dari Serempet Gudal dan Tata Naluri Etnic Project.
Direktur KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, menyebutkan bahwa momen ini adalah bukti kalau kawasan industri bisa jadi destinasi wisata baru yang asyik dan inklusif bagi siapa saja. Beliau pun menegaskan visi besar kawasan ini melalui pernyataannya:
“Melalui Industropolis Festival, kami ingin menegaskan bahwa KEK Industropolis Batang tidak hanya tumbuh sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai ruang publik dan destinasi pariwisata. Kami berharap masyarakat Batang semakin mencintai kotanya, merasa memiliki kawasan ini, dan tumbuh bersama KEK Industropolis Batang,” ujar Ngurah.
Selain telinga dimanjakan musik, perut pengunjung juga dibuat kenyang oleh deretan lapak UMKM dari desa-desa penyangga di sekitar kawasan. Menariknya, festival ini punya sisi kemanusiaan yang jempolan; setiap kali kamu jajan di sana, kamu otomatis sudah ikut beramal. Sebanyak 10 persen dari setiap transaksi di tenant UMKM dikumpulkan untuk didonasikan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh.
Jadi, selain mendukung ekonomi warga lokal, pengunjung juga pulang dengan hati yang senang karena bisa berbagi. Lewat acara ini, Industropolis Batang ingin menunjukkan komitmen mereka dalam membangun kawasan yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga hidup secara sosial dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.(gus/naf)










