Kudus— Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata PT Sukun Wartono Indonesia dalam upaya penguatan jaring pengaman sosial melalui penyantunan 10.000 anak yatim di wilayah Jawa Tengah. Kegiatan tahunan yang berlangsung di Sukun Sport Center Gebog, Kamis (5/3/26), ini dinilai menjadi potret kolaborasi ideal antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
Program sosial yang menjangkau 10 kabupaten dan kota di Jawa Tengah ini meliputi Kabupaten Kudus, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Grobogan, Kabupaten Semarang, Demak, hingga Kota Salatiga dan Kota Semarang. Dengan mengusung tema “Jaga Lisan, Jaga Perbuatan. Puasa Aman, Ramadan Nyaman,” kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga menekankan pada penguatan nilai-nilai etika dan moral menjelang bulan suci Ramadan.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyatakan bahwa kehadiran korporasi sebagai mitra pemerintah sangat krusial untuk menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat. Menurutnya, konsistensi PT Sukun dalam melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan ini memberikan inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan langkah serupa.
“Pemerintah Kabupaten Kudus mengapresiasi PT Sukun Wartono Indonesia yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kolaborasi seperti ini memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi,” ujar Sam’ani di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Sam’ani menekankan pentingnya dukungan moral bagi anak-anak yatim agar mereka tetap optimis dalam mengejar impian. Ia berharap bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk terus belajar demi berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar, meraih cita-cita, serta menjadi generasi unggul yang kelak berkontribusi bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tambah Sam’ani.
Sementara itu, Direksi PT Sukun Wartono Indonesia, Yusuf Wartono, menegaskan bahwa santunan ini merupakan bagian integral dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi kemanusiaan. Momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang paling tepat untuk mempererat tali silaturahmi melalui aksi sedekah.
“Bulan Ramadan menjadi momentum yang sangat baik untuk memperbanyak sedekah, terutama kepada anak-anak yatim. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat memberikan kebahagiaan serta keberkahan bagi semua,” kata Yusuf Wartono.
Melalui sinergi yang kuat antara dunia usaha, pemerintah, dan elemen masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu membangun karakter generasi muda yang tidak hanya berdaya saing secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi.(gus/aho)









