• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
08-06-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Sam’ani ; Waspada Jalur Pendakian Rahtawu

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
29/06/2025
in Trending
0

Kudus- Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meninjau Pos Pendakian Rahtawu, Kecamatan Gebog, Minggu (29/6/25), pasca insiden kecelakaan yang terjadi di jalur ekstrem Natas Angin, Gunung Muria.

Inspeksi ini merupakan bentuk respon cepat sekaligus upaya Pemkab Kudus menjamin keselamatan para pendaki.

Related posts

Bikin Haru! Tangis Berubah Tawa, 50 Anak di Kudus Ikut Khitan Massal Gratis dan Dapat Uang Saku

07/06/2026

Ribuan Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026, Jalurnya Ekstrem Bikin Candu!

06/06/2026

“Kami hadir ke Rahtawu sebagai bentuk kepedulian, sekaligus memberikan edukasi. Terutama kepada pemerintah desa melalui camat, agar setiap pendaki wajib melakukan registrasi dan memberikan identitas diri sebelum naik,” tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan pentingnya mematuhi tata tertib pendakian, termasuk memperhatikan perlengkapan serta barang bawaan.

Pihaknya juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan jalur pendakian.

“Jangan buang sampah sembarangan. Jika sampah tidak bisa terurai, pendaki harus bertanggung jawab membawanya turun. Warung-warung di atas juga kami imbau untuk mendukung pengelolaan sampah yang baik,” tambahnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, bupati mendorong peningkatan pengelolaan jalur pendakian oleh desa melalui BUMDes atau Karang Taruna.

Pemkab akan mendorong pelatihan khusus bagi calon pemandu lokal agar mampu mendampingi pendaki dengan aman, terutama di jalur ekstrem seperti Jalur Naga.

“Pendaki sebaiknya memperhatikan batas usia dan kondisi fisik. Jalur Naga Natas Angin sangat ekstrem dan perlu persiapan khusus serta pendampingan,” jelasnya.

Bupati juga memastikan penambahan fasilitas pendukung, seperti papan peringatan, pos pengawasan, bila perlu gelang GPS sebagai alat bantu apabila terjadi kasus pendaki tersesat agar mempercepat proses pencarian dan evakuasi oleh tim SAR.

Di akhir kunjungannya, bupati mengajak seluruh masyarakat dan pendaki untuk terus menjaga kelestarian Gunung Muria.

“Mari kita menikmati alam, dan jadikan Gunung Muria sebagai destinasi wisata yang aman, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(bin/aho).

Previous Post

Lebih Dari 9.000 Peserta Meriahkan Pawai Tahun Baru Islam 1447 Hijriah

Next Post

Yuk Intip, Pijat Gratis Di Jateng Fair 2025

Next Post

Yuk Intip, Pijat Gratis Di Jateng Fair 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id