• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
08-06-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Edunesia

Sam’ani ; Jadikan Sekolah Sebagai Agen Perubahan

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
30/07/2025
in Edunesia, Trending
0

Kudus – Perkembangan teknologi yang cepat berdampak dalam berbagai lini kehidupan. Salah satunya perubahan gaya membimbing anak didik. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris berpesan agar para guru dapat membimbing sesuai dengan laju perkembangan zaman. Sehingga, dapat mencetak generasi muda yang nantinya bisa menjadi agen perubahan yang positif sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Bapak Ibu guru semuanya, mohon untuk menguasai informasi, bagaimana mendidik maupun membimbing murid-murid sesuai dengan perkembangan teknologi. Sehingga mencetak agen perubahan yang berkualitas dan maju,” ucapnya saat melepas peserta jalan santai dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 SMP 1 Kaliwungu, Rabu (30/7/25).

Related posts

Bikin Haru! Tangis Berubah Tawa, 50 Anak di Kudus Ikut Khitan Massal Gratis dan Dapat Uang Saku

07/06/2026

Ribuan Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026, Jalurnya Ekstrem Bikin Candu!

06/06/2026

Bupati mengapresiasi para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi dan upaya dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan agen perubahan sosial yang strategis.

Penguasaan teknologi informasi dan ilmu pengetahuan menjadi kunci penting dalam mencetak generasi yang tangguh, kreatif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. Oleh sebab itu, guru dituntut tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi fasilitator perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Penguasaan IT saat ini menjadi hal yang luar biasa penting. Guru harus terus adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam menjaga lingkungan dengan membiasakan pemilahan sampah sejak dini. Sehingga menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bersih. Begitu pula dengan penggalakan budaya anti-perundungan. Menurutnya, tidak adanya perundungan ikut mewujudkan sekolah ramah anak dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala SMP 1 Kaliwungu Abdullah Noor menyampaikan komitmen guru dan tenaga pendidik untuk meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks dan membutuhkan kesiapan dari semua pihak.

“Tantangan ke depan semakin berat. Karena itu, kami berkomitmen menjadikan SMP 1 Kaliwungu sebagai lembaga pendidikan yang siap beradaptasi, inovatif, dan konsisten dalam menciptakan generasi unggul,” ungkapnya.(bin/aho)

Previous Post

Mafindo Salatiga Gelar Pelatihan Kecerdasan Artificial Bagi Guru

Next Post

Diskominfo Kabupaten Semarang Raih penghargaan sertifikat ISO 27001 : 2022

Next Post

Diskominfo Kabupaten Semarang Raih penghargaan sertifikat ISO 27001 : 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id