Salatiga-Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja di Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Jumat (7/11/25) untuk memastikan pelaksanaan dua program unggulan pemerintah, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan dukungan konkret terhadap pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) lokal di Kota Salatiga.
Kedatangan Wapres disambut hangat oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bersama Wakil Wali Kota, Nina Agustin, turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah Kota Salatiga beserta jajaran.
Kunjungan dimulai di SD Negeri Ledok 5 Salatiga, yang menjadi lokasi pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan imunisasi bagi siswa.
Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti secara antusias oleh para siswa.
Kepala Sekolah SD Ledok 5, Nurul Hidayati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Presiden. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertepatan dengan program imunisasi bulanan untuk siswa kelas 1 (Difteri dan Tetanus/DT), kelas 2 (Tetanus dan Difteri/TD), serta pelaksanaan CKG untuk kelas 3 dan 6.
“Kehadiran Bapak Wakil Presiden memotivasi kami untuk terus menanamkan pentingnya kesehatan sejak dini. Kesehatan adalah fondasi utama bagi lahirnya generasi yang kuat dan cerdas,” ujar Nurul.
Selanjutnya, Gibran meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 9 Salatiga. Wapres berkeliling dari kelas ke kelas untuk memastikan menu yang disajikan aman, bergizi, dan sesuai standar.
Salah satu siswa, Kevin Duta, menyampaikan kesannya terhadap program tersebut.
“Menunya enak banget, ada ayam, sayur, tahu goreng, dan buah anggur. Porsinya pas, bikin kenyang,” ungkap Kevin dengan semangat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kebersihan dan keamanan pangan.
“Setiap penyedia MBG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Kesehatan (SLHK). Petugas MBG dan petugas gizi harus dilatih untuk memenuhi standar yang ditetapkan Dinas Kesehatan agar tidak terjadi kasus keracunan atau pelanggaran sanitasi,” tegas Luthfi.
Usai meninjau program MBG, Wapres melanjutkan kunjungan ke Argotelo (Kampung Singkong) di Kecamatan Argomulyo, yang merupakan sentra oleh-oleh dan wisata edukasi berbasis produk lokal.
Di lokasi ini, Gibran meninjau rumah produksi singkong Argo Telo serta berdialog langsung dengan pelaku UKM singkong dan masyarakat setempat.
Salah satu pelaku UKM, Sinyo Pramudita, menyampaikan aspirasi agar Festival Kampung Singkong, yang menjadi agenda tahunan warga, mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Festival ini menampilkan berbagai kegiatan seperti kirab budaya, grebeg gunungan singkong, pemekaran kampung tematik, serta stan sedekah singkong gratis bertajuk “Mangan Singkong Sak Waregmu”.
Menanggapi hal tersebut, Gibran memberikan dukungan positif dan komitmen penuh.
“Tahun depan, pemerintah pusat akan mendukung pelaksanaan Festival Kampung Singkong. Untuk ekspor produk, nanti akan kita bantu lewat jalur diplomasi ekonomi melalui kedutaan-kedutaan agar produk lokal Salatiga bisa tembus pasar internasional,” ujar Gibran.
Ia juga mengapresiasi kualitas produk dan kebersihan proses produksinya.
“Kualitas produknya sudah bagus. Kemasan sudah higienis, prosesnya bersih, dan para ibu-ibu pengrajin sudah menggunakan sarung tangan serta penutup rambut. Luar biasa, Kampung Singkong ini bisa jadi contoh UKM yang maju dan berdaya saing,” puji Gibran.
Menutup kunjungan, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan program nasional, khususnya di bidang kesehatan, gizi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Salatiga. Keduanya menjadi langkah strategis membangun generasi sehat sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui kemitraan dengan UKM,” tutup Robby.
Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, diharapkan Salatiga menjadi salah satu model kota pelaksana program CKG dan MBG yang berhasil, serta mampu menumbuhkan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan daerah.(had/naf)











