• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Edunesia

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Apresiasi Karya Animasi SMK RUS

Kembangkan Karya Animasi "Nyla" dan "Waka Kibo Kids"

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
22/05/2025
in Edunesia, Trending
0

Kudus- Kabupaten Kudus memiliki sekolah vokasi berkualitas. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kudus bekerja sama dengan perusahaan swasta wujudkan SMK berstandar nasional.

“Kami memiliki SMK berstandar nasional dengan bekerja sama Djarum Foundation. Lulusan SMK dipersiapkan untuk siap bekerja,” ungkapnya saat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya mengunjungi sejumlah SMK unggulan di Kabupaten Kudus, Rabu (21/05/25).

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026

Pertama, rombongan mengunjungi SMK Raden Umar Said. Sam’ani menerangkan siswa berkontribusi membuat animasi Nyla tentang atlet sepakbola wanita dan Waka Kibo Kids yang telah tayang di televisi Indonesia. Prestasi luar biasa siswa menjadi kebanggaan Kabupaten Kudus. Karya SMK RUS diapresiasi nasional dan bahkan dapat menembus pasar internasional.

“Kami bangga, SMK RUS punya karya luar biasa seperti Nyla dan Waka Kibo Kids yang telah tayang di televisi Indonesia,” ucapnya.

Pihaknya berencana tiga ranking teratas lulusan SMK Raden Umar Said diupayakan menjadi PNS Kabupaten Kudus. Sam’ani menyatakan pengangkatan tersebut dilanjutkan dengan pemberian beasiswa untuk menempuh perguruan tinggi melalui kerja sama. Menurutnya, potensi luar biasa lulusan SMK RUS harus diapresiasi Pemkab Kudus.

“Potensi mereka luar biasa, sebagai apresiasi kami, tiga peringkat teratas lulusan SMK RUS akan kami jadikan PNS Kabupaten Kudus, lalu kami beri beasiswa perguruan tinggi,” lanjutnya.

Rizqy Bintang Malika, salah satu siswa kelas 11 yang terlibat dalam pembuatan animasi tersebut mengaku Waka kibo merupakan salah satu project lokal terbaik yang pernah dibuat, begitu juga dengan Nyla.

“Ini serial kartun animasi Indonesia sangat bagus banget,apalagi tim diberi ruang untuk improve,” terang Rizqy. Menurutnya, kedepan project ini menarik untuk dikembangkan lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Sam’ani dan menteri menuju ke SMK PGRI 2 Kaliwungu tepatnya ke unit Jiva Bestari. Meninjau langsung proses pembelajaran dan praktik keahlian tata boga (cooking). Dilanjutkan dengan kunjungan ke SMK NU Banat Kudus.

Sam’ani menjelaskan siswa di SMK PGRI 2 Kaliwungu langsung bisa mengaplikasikan ilmu tata boga melalui Jiva Bestari. Begitu pula SMK NU Banat Kudus yang memproduksi baju muslimah melalui brand “Zelmira”. Pengalaman yang langsung bersinggungan dengan pembeli tersebut bisa menjadi bekal untuk mengembangkan karir.

“Pengalaman mereka lengkap sebagai pelaku ekonomo kreatif yang nantinya menhadi generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Sementara itu Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kudus bersama swasta untuk  meningkatkan kualitas dan kapasitas calon pelaku ekonomi kreatif lewat pendidikan.

“Luar biasa langkah Pemerintah Kabupaten Kudus dalam mencetak pelaku ekonomi kreatif yang berkualitas,” paparnya.

Teuku Riefky Harsya memaparkan animasi yang dibuat siswa SMK Raden Umar Said sangat baik. Begitu juga keterampilan siswa SMK PGRI 2 Kaliwungu dan SMK NU Banat Kudus.

Seperti saat berkunjung ke Jiva Bestari, meninjau langsung proses pembelajaran dan praktik keahlian tata boga (cooking). Kemudian saat menyaksikan siswa secara langsung proses kreatif siswa dalam mendesain dan memproduksi busana muslimah modern.

“Ini bukti kolabirasi apik antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan swasta,” jelasnya.

Hal itu sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berupaya mewujudkan pelaku ekonomi kreatif yang berkualitas dan andal. Sehingga nantinya tak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat tapi juga membuka lapangan pekerjaan.

“Apa yang dilakukan Pemkab Kudus mendorong anak-anak yang punya potensi dan kreatifitas, ekraf akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah,” paparnya. (bin/aho)

Reporter : Agus Triyono-Kudus

Previous Post

 SMAN Keberbakatan Olahraga Jateng, Resmi Dibuka

Next Post

Lagi, Kota Salatiga Raih WTP LKPD 2024

Next Post

Lagi, Kota Salatiga Raih WTP LKPD 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id