• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

“Makplong”, Tanggul Tinanding Kokoh Kembali Menjelang Lebaran

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
13/03/2026
in Trending
0

Grobogan — Akses utama yang menghubungkan Semarang dan Godong kini telah kembali normal menyusul rampungnya perbaikan ruas jalan dan penguatan tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Jalur vital ini mulai dioperasikan secara penuh pada Jumat (13/3/2026), tepat sepekan sebelum memasuki masa mudik Lebaran.

Pengoperasian kembali jalur tersebut ditandai dengan pembukaan blokade jalan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Langkah ini disambut antusias oleh para pengguna jalan dan masyarakat setempat yang selama ini harus memutar jauh akibat putusnya akses jalan sejak tanggul jebol pada pertengahan Februari lalu.

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026

Seorang pengendara motor yang melintas sesaat setelah jalur dibuka mengungkapkan rasa syukurnya karena mobilitas warga tidak lagi terhambat. “Alhamdulillah sudah jadi, sudah lancar. Tidak perlu berputar jauh lagi,” ujarnya saat melintas di hadapan rombongan Gubernur.

Kegembiraan serupa dirasakan warga Desa Tinanding yang terdampak langsung oleh banjir pada 15 Februari 2026. Sejak pagi, warga telah memadati lokasi peninjauan untuk memastikan keamanan tanggul yang kini telah diperkokoh. Yanti, salah satu warga setempat, mengaku lebih tenang menghadapi sisa musim penghujan setelah perbaikan permanen selesai dilakukan.

“Ayem, makplong (Tenang, lega). Tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa, ke rumah-rumah,” tutur Yanti mengenang momen saat banjir merendam permukiman mereka.

Gubernur Ahmad Luthfi menekankan bahwa percepatan perbaikan ini merupakan prioritas utama mengingat status jalur Semarang-Godong sebagai urat nadi logistik dan ekonomi di wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, penyelesaian proyek sebelum tenggat Lebaran sangat krusial untuk menjamin kelancaran arus barang dan orang.

“Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta harus cepat selesai. Targetnya, H-7 Lebaran selesai dan ternyata bisa selesai,” kata Luthfi di sela-sela peninjauan.

Selain memastikan kesiapan infrastruktur jalan, Gubernur juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta para pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian ekstra pada perawatan tanggul sungai secara berkelanjutan. Upaya mitigasi bencana berbasis lingkungan menjadi poin penekanan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Rawat tanggulnya, tanami pohon di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan,” tegasnya.(gus/naf)

Previous Post

Dari Kudus ke Tokyo: Menjembatani Lulusan Vokasi ke Jantung Industri Global

Next Post

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

Next Post

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id