• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Ekbis

Lutfi ; Dorong Petani Kreatif, Penuh Inovasi dan Teknologi

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
24/04/2025
in Ekbis, Trending
0

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026
Batang- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada para anak muda di wilayahnya untuk menjadi petani kreatif.
Hal itu untuk menunjang Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional pada  2026. Sebab, usia para petani yang ada sudah banyak yang tua, sehingga butuh regenerasi yang baik.
“Jadilah petani yang memiliki daya kreativitas,” kata Luthfi saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks Karesidenan Pekalongan di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis, (24/4/25).
Menurut Mantan Kapolda Jateng ini, anak-anak muda harus bisa membuat atau menghasilkan produk pertanian yang tidak biasa. Misalnya budidaya bibit sampai lahan pertanian yang tidak terikat pada pestisida, juga pemanfaatan teknologi dalam bidang pertanian.
“Anak-anak muda yang bisa menciptakan kreativitas, kemudian produk unggulan. Nanti programnya bisa dari kita,” jelasnya.
Dalam Musrenbangwil Eks Karesidenan Pekalongan tersebut, Luthfi kembali menegaskan kepada para bupati dan wali kota untuk memiliki satu nafas kebersamaan dalam membangun daerah.
Ia tidak ingin lagi ada usulan mengenai infrastruktur yang begitu-begitu saja, karena masalah infrastruktur sudah dilakukan pada tahun 2025. Adapun fokus 2026 adalah swasembada pangan.
“Dari infrastruktur meningkat menjadi swasembada pangan. Ini perlu  keberlanjutan,” katanya.
Ia juga menegaskan agar bupati dan wali kota bisa tegas untuk menjaga jalur hijau atau kawasan pertanian, supaya produktifitasnya terus meningkat.
“Yang sudah tercetak jalur hijau, jangan diubah. Harus tetap jalur hijau. Minta tolong diawasi, itu kewenangan Bupati dan Wali Kota untuk tidak mengubah lahan. Saya juga sudah titipkan ke Menteri ATR/BPN untuk mengawal, agar jangan ada perubahan atau pengurangan lahan hijau di Jawa Tengah,” tegasnya. (gus/red)
Previous Post

Unissula-RSI Sultan Agung Jalin Kerjasama

Next Post

Ngesti ; PDAM Pastikan Cepat Reaksi Atas Keluhan Pelanggan

Next Post

Ngesti ; PDAM Pastikan Cepat Reaksi Atas Keluhan Pelanggan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id