• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

Istighosah dan Doa Wujudkan Pilkada Damai Jateng

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
23/11/2024
in Trending
0

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026
Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Majlis Ulama Indonesia (MUI) wilayah setempat menggelar acara istighosah dan doa bersama,  agar penyelenggaraan Pilkada serentak 2024  berjalan lancar, damai, dan kondusif.
Acara yang diikuti oleh ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Semarang itu dilaksanakan di Wisma Perdamaian Semarang pada Jumat,(22/11/24).
“Semoga pelaksanaan pilkada yang akan dilaksanakan beberapa hari ke depan dapat berjalan sejuk, damai,  dan kondusif,” kata Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana di disela acara.
Pada penyelenggaraan pilkada 2024, sejumlah tahapan telah dilaksanakan, mulai dari pendafataran  dan penetapan calon hingga saat ini sudah memasuki tahapan kampanye. Rencanannya, tahapan pemungutan dan penghitungan suara akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
Mendekati hari puncak tersebut, lanjut Nana, terkadang suasana semakin memanas. Maka, doa bersama menjadi salah satu upaya batiniah agar tercipta pilkada damai. Upaya yang sama juga diselenggarakan oleh kepolisian dengan menggelar doa lintas agama di Simpang Lima beberapa hari lalu.
Nana kembali mengingatkan agar masyarakat tidak mudah termakan berita hoaks dan ujaran kebencian. Juga hal-hal yang mengarah pada provokasi dari oknum-oknum tertentu. Menurut dia,  Pilkada harus menjadi instrumen kemaslahatan, khususnya untuk memilih pemimpin yang terbaik. Perbedaan pilihan sudah hal biasa dan sudah seharusnya untuk dihormati.
“Kita hormati pilihan seseorang, saling menghormati. Ini dinamika politik dan semua punya pilihan masing-masing,” ucapnya.
Ketua MUI Jateng, Ahmad Darodji menyatakan, pelaksanaan Pilkada 2024 ini  harus berjalan aman, nyaman, dan tertib. Persaudaraan tetap menjadi hal utama meskipun berbeda pilihan.
Darodji menambahkan, istighosah dan doa bersama tersebut juga sebagai upaya batiniah untuk menyiapkan diri menghadapi musim hujan. Ia berharap tidak terjadi musibah di Jawa Tengah.
“Kita juga harus bersiap menghadapi (potensi) bencana. Kita berharap tidak ada musibah, kalau terjadi musibah kita sudah bersiap untuk tanggap bencana,” katanya.
Dalam acara istighosah dan doa bersama tersebut, juga diserahkan bantuan pendidikan kepada sejumlah pondok pesantren. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada lima pondok pesantren. Masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta dan paket sembako. (gus/red)
Previous Post

Pupuk Bersubsidi di Jateng Baru Terserap 60,23 Persen 

Next Post

Doa Bersama Pemkot Salatiga, Targetkan Partisipasi Pemilih Lebih 90%

Next Post

Doa Bersama Pemkot Salatiga, Targetkan Partisipasi Pemilih Lebih 90%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id