Semarang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah bersiap menyambut babak baru kepemimpinan. Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dijadwalkan hadir langsung untuk melantik jajaran pengurus PWI Jawa Tengah periode 2025–2030 serta Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) di gedung bersejarah Wisma Perdamaian, Kota Semarang, pada Selasa (2/12/25) mendatang.
Agenda pelantikan ini dipastikan berlangsung semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh penting. Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, akan mendampingi Ketua Umum dalam prosesi pengukuhan. Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan sekaligus arahan strategis bagi insan pers di Jawa Tengah.
Turut diundang dalam perhelatan ini Walikota Semarang Agustina Wilujeng, para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah, pimpinan perguruan tinggi, mitra kerja, serta jajaran ketua dan sekretaris PWI kabupaten/kota se-Jateng.
Ketua panitia pelaksana, Achmad Zaenal Muttaqin, menjelaskan bahwa persiapan acara saat ini terus dimatangkan. Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan proses krusial yang menandai peralihan tanggung jawab dan regenerasi organisasi.
“Kami berharap pelantikan berjalan lancar dan menjadi momentum untuk menguatkan posisi pengurus dalam menjalankan amanah. Pengurus PWI Jateng yang baru diharapkan mampu menyuntikkan ide-ide segar dan energi baru bagi organisasi,” ujar Zaenal didampingi Sekretaris Panitia, Alkomari, di Semarang, Jumat (28/11/25).
Sementara itu, Ketua PWI Jateng terpilih periode 2025–2030, Setiawan Hendra Kelana, menegaskan kesiapannya menahkodai organisasi tertua wartawan ini. Sosok yang akrab disapa Iwan ini mengusung visi menjadikan PWI sebagai “Rumah Bersama”, tempat di mana setiap wartawan dapat berkontribusi dengan semangat persaudaraan yang kuat.
Lebih jauh, Iwan menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia pers saat ini, yakni era disrupsi informasi dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, PWI harus bertransformasi menjadi organisasi profesional yang bermartabat agar tidak tergerus zaman.
“Berbagai program kerja dan strategi telah kami siapkan untuk memperkokoh positioning PWI. Fokus utamanya adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) wartawan, menyolidkan kemitraan dengan pemangku kepentingan, serta berpartisipasi aktif dalam upaya mencerdaskan masyarakat,” tegas Iwan.
Ia menambahkan, di bawah kepemimpinannya, PWI Jateng siap menyatukan langkah demi kejayaan organisasi, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga nasional.
“Melalui karya jurnalistik yang sehat, menginspirasi, berimbang, dan edukatif, anggota PWI harus merasa terpanggil untuk turut serta mengawal pembangunan bangsa,” tandasnya. (agt/naf)









