• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Edunesia

Dorong Sekolah Unggulan, Taj Yasin Resmikan Gedung Indoor SMA 1 Gebog

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
18/04/2025
in Edunesia, Trending
0

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026
Kudus- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, meresmikan gedung serbaguna (indoor) di SMA Negeri 1 Gebog, Kabupaten Kudus, Jumat (18/4/25).
Gedung ini dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Sukun Wartono Indonesia (SWI) senilai Rp1,3 miliar.
Yasin menyampaikan apresiasi atas dukungan dari sektor swasta yang telah membantu memperkuat sarana pendidikan di daerah. Ia berharap fasilitas ini bisa memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menjalankan aktivitas belajar maupun kegiatan ekstrakurikuler.
“Alhamdulillah, ini akan menunjang kegiatan-kegiatan, khususnya kegiatan ekstra yang diadakan oleh SMA Negeri 1 Gebog. Besar harapan kami ini bisa bermanfaat dan semakin menambah kualitas dan mutu pendidikan,” ujarnya.
SMA Negeri 1 Gebog sendiri saat ini memiliki sebanyak 1.271 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 426 siswa kelas X, 433 siswa kelas XI, dan 422 siswa kelas XII.
Dengan jumlah warga sekolah yang cukup besar, kehadiran ruang serbaguna ini dinilai akan memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa, guru, maupun tenaga kependidikan.
Peresmian ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang tengah mendorong hadirnya satu Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan di setiap kecamatan.
Program yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin ini bertujuan untuk memeratakan akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah, sekaligus menjadi solusi atas kendala sistem zonasi yang kerap dikeluhkan masyarakat. (bin/aho)
Previous Post

Ketua Dekranasda Salatiga Resmi Dikukuhkan

Next Post

Kirab Budaya Meriahkan HUT ke-504 Kabupaten Semarang

Next Post

Kirab Budaya Meriahkan HUT ke-504 Kabupaten Semarang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id