• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-04-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Edunesia

Dies Natalis ke-68 UKSW, Hadirkan Pagelaran Wayang dan Seniman Niken Salindry

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
17/11/2024
in Edunesia, Trending
0

Related posts

Cerita Sopir Mudik Gratis Jateng: Rezeki di Tengah Sepi dan Bahagia Antar Pemudik Pulang

15/03/2026

Daya Tarik Baru Jalur Trans Jawa, KEK Batang Operasikan Coastal Rest Area

14/03/2026
Salatiga-Pj. Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mengapresiasi upaya UKSW dalam melestarikan budaya dengan menggelar Pagelaran Wayang dengan dalang Ki Mulyono Puryo Wijoyo bersama Niken Salindry dalam perayaan Dies Natalis UKSW di Lapangan Pancasila Salatiga, Sabtu (16/11/24).
Dalam euforia peringatan Dies Natalis yang ke-68 UKSW tersebut, Yasip  memberikan apresiasi yang tulus karena euforia ini diwujudkan dengan berbagai kegiatan dari berbagai aspek. Menurutnya, kegeiatan ini memiliki makna yang sangat penting tidak hanya sebagai penanda bertambahnya usia semata tapi juga menandai peningkatan kedewasaan dalam berkarya.
“Minggu kemarin kita sudah menyaksikan konser rohani, ada juga fun run, dan malam ini rasa syukur diwujudkan dengan cara nguri uri budaya Jawa melalui pagelaran wayang kolaborasi, jadi tidak hanya wayang tapi tadi juga ada tari-tarian dan nanti sebentar lagi juga ada hiburan lagi. Keberadaan UKSW Salatiga saat ini sudah berusia lebih dari setengah abad dan telah menjadi bukti bahwa UKSW sudah berhasil menjadi rumah kedua bagi para mahasiswanya serta berhasil melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang tersebar di seluruh Indonesia.” ujar  Yasip.
Sementara itu, rektor UKSW bersyukur bahwa pada malam hari ini UKSW bisa hadir bersama-sama dengan warga Kota Salatiga untuk merayakan dies natalis ke-68 UKSW sebagai bagian dari perwujudan Salatiga sebagai kota tertoleran di Indonesia, dan juga mewarnai Kota Salatiga dengan keberagaman etnis dan budaya dengan pagelaran wayang kulit sebagai salah satu acara.
“Kegiatan ini kami pilih karena UKSW hadir di Kota Salatiga bukan untuk menjadi menara Gading, bukan untuk menjadi kampus yang eksklusif tetapi menjadi kampus yang inklusif, menjadi kampus yang bisa memberi dampak membantu permasalahan bangsa, terlebih isu yang saat ini menjadi keprihatinan bersama yang juga disampaikan oleh presiden Prabowo dan wapres Gibran Rakabuming Raka, yaitu bagaimana merawat kebhinnekaan, merawat toleransi.  Hal tersebut yang ingin kami suarakan.” ujar Intyas Utami.(gus/red).
Previous Post

19 Mahasiswa FH Unissula Bertolak Wollongong Malaysia

Next Post

Pemprov Jateng Gelontorkan 12,6 Miliar Tahap 2 Untuk Parpol

Next Post

Pemprov Jateng Gelontorkan 12,6 Miliar Tahap 2 Untuk Parpol

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id