• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
08-06-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

4.350 Unit Bantuan Pompa Air Untuk Jateng

Nana : Prioritas Tingkatkan Produktifitas Area Tanam Padi 

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
19/06/2024
in Trending
0

Related posts

Bikin Haru! Tangis Berubah Tawa, 50 Anak di Kudus Ikut Khitan Massal Gratis dan Dapat Uang Saku

07/06/2026

Ribuan Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026, Jalurnya Ekstrem Bikin Candu!

06/06/2026
Semarang- Pemerintah memberikan bantuan sebanyak 4.350 unit pompa air di Jawa Tengah pada 2024.  Bantuan pompa itu diperlukan untuk menambah area tanam padi, sehingga produktivitas panennya menjadi meningkat.
Pompa air itu diantaranya  dialokasikan di Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
Bahkan, bantuan tersebut ditinjau  langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan didampingi Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada Rabu, (19/6).
Jokowi mengatakan,  sebanyak 25 ribu unit pompa air sudah dibagikan ke berbagai provinsi di Indonesia, termasuk di Provinsi Jateng. Tujuannya  untuk mengantisipasi dampak musim kering yang diperkirakan terjadi mulai Juni-Oktober 2024. Sehingga stok pangan terjaga dan produktivitas padi meningkat.
“Adanya pompa ini yang sebelumnya ada yang panen satu kali nanti bisa panen dua kali, dan yang sebelumnya dua kali menjadi tiga kali,” kata Jokowi.
Di Kabupaten Semarang, bantuan mesin pompa air yang diberikan sebanyak 47 unit. Termasuk satu unit mesin pompa air di Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang yang dapat mengairi sawah seluas 77 hektare.
Salah seorang petani di Desa Kalibeji, Sahrun mengaku, senang dengan bantuan pompa air dari pemerintah pusat untuk para petani di desanya.
“Kami sangat berterima kasih, karena nanti bisa untuk mencukupi kebutuhan pengairan sawah di daerah ini,” katanya.
Selama ini, lahan seluas 77 hektare di desanya sering mengalami kekurangan air. Sehingga bantuan pompanisasi ini dapat membantu meningkatkan produktivitas petani. Dengan pompa tersebut, produktifitas panennya meningkat  dari yang sebelumnya sebanyak 8 kuintal per hektare menjadi minimal 9 kuintal per hektare.
“Harapannya nanti panen meningkat, penghasilan petani lebih layak, dan Indonesia bisa swasembada beras,” harap Sahrun.
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, pompanisasi ini sangat diperlukan untuk menambah area tanam padi.
Pada akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, lanjut Nana,  Jateng terdampak bencana  el nino ekstrem, sehingga mengakibatkan ketersediaan air di wilayah sentra produksi tanaman pangan, terutama padi, belum mencukupi.
“Insya Allah dengan adanya pompanisasi ini akan membantu petani,” ucapnya.
Pompanisasi dan irigasi perpompaan diharapkan Nana dapat meningkatkan produksi padi di Jawa Tengah, yang merupakan penyangga pangan nasional. Menurut dia, kecukupan produksi padi, akan berpengaruh terhadap pengendalian inflasi. (gus/red)
Previous Post

Kader PKK Harus “Melek” Media dan Bisa Update Konten

Next Post

Saloka Fest 2024 ; Sheila On 7 Bakal Bius Pengunjung

Next Post

Saloka Fest 2024 ; Sheila On 7 Bakal Bius Pengunjung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2026 © SuaraPeristiwa.id