• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
12-02-2026
Suara Peristiwa
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
    • Edunesia
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Suara Peristiwa
No Result
View All Result
Home Trending

27 Ribu Siswa Pecahkan Rekor Muri Membatik Bersama

Suara Peristiwa by Suara Peristiwa
02/10/2025
in Trending
0

Semarang– Sebanyak 27 ribu siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Jawa Tengah melakukan gerakan “Ayo Membatik Serentak Bersama Bunda PAUD Jateng” pada peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, (2/9/25).

Dari 27 ribu siswa tersebut, sebanyak tiga ribu siswa membatik di Stadion Jatidiri Semarang, sementara 24 ribu siswa lainnya berpartisipasi secara daring dari sekolah PAUD binaan Yayasan Pendidkan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) di seluruh Jawa Tengah.

Related posts

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Kudus Resmikan Gedung IGD PONEK dan Pusat Onkologi RSUD dr. Loekmono Hadi

11/02/2026

Cegah Longsor Susulan, Dinas ESDM Jateng Uji Stabilitas Tanah di Lokasi Relokasi Tegal

10/02/2026

Tak ayal, kegiatan tersebut memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas rekor Edukasi Membatik secara Serentak Anak Usia Dini Terbanyak.

Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Nur Arafah Yasin mendorong anak-anak usia dini untuk cinta membantik. Sebab membatik tidak hanya melestarikan budaya Jawa, tetapi membiasakan anak untuk cinta kebhinekaan dan mencintai bangsanya.

“Setiap motifnya adalah cerita kebhinekaan, dan dari setiap torehan tintanya adalah cinta kepada bangsa,”ucap Nawal saat menghadiri acara tersebut di GOR Jatidiri Semarang.

Menurut dia, begitu pentingnya filosofi membatik. oleh karenanya ia mengajak agar anak usia dini untuk mulai diajarkan membatik.

Apa lagi, imbuh Nawal, saat ini gempuran budaya asing begitu massif, termasuk dalam hal pakaian. Kalau tidak dibentengi dengan cinta budaya bangsa, anak-anak bisa lupa budaya adi luhung milik sendiri.

“Mengajari anak-anak membatik bisa meningkatkan literasi dan pengalaman langsung. Saya mendorong bunda PAUD se-Jateng untuk mengajak anak cinta budaya batik,” harapnya.

Selain cinta batik, Nawal juga meminta kepada Bunda PAUD se-Jateng untuk menyosialisakan program PAUD Emas (PAUD swadaya masyarakat), dan Program Satu Desa Dua PAUD . Bersama Posyandu bisa mengajak orang tua dan anak-anaknya usia 0-6 tahun wajib sekolah satu tahun (pra sekolah).

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan, peringatan Hari Batik Nasional kali ini diharapkan dapat memperkuat produksi dan industri batik di 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menyatakan, tamu dari negara sahabat mengaku tertarik pada batik, bahkan ingin mengundang guru batik agar mengajar di negara mereka.

“Waktu saya mendampingi Bapak Gubernur Ahmad Luthfi menerima tamu dari Kerajaan Malaka, mereka sangat tertarik pada batik dan meminta guru batik dari Jawa Tengah untuk mengajar di Malaysia,” katanya.

Harapannya, dari Jawa Tengah akan lahir guru-guru membatik yang dapat menyebarkan ilmunya ke berbagai negara. (gus/naf)

Previous Post

Pegawai KUA Turun Gunung Awasi Program MBG

Next Post

Kota Salatiga Raih Penghargaan Green City Metric 2025

Next Post

Kota Salatiga Raih Penghargaan Green City Metric 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA PILIHAN

524 Balita di Salatiga Berstatus Stunting

2 years ago

Robby; Cegah Banjir Terulang, Sungai Kalitaman Akan Dinormalisasi

9 months ago

3 Dosen Unissula Terima SK Profesor

1 year ago

Sam’ani ; Serahkan “Alsintan”, Percepat Kelompok Tani Swasembada Pangan

8 months ago
Suara Peristiwa

Suaraperistiwa.id bergerak di bidang pemberitaan berupa portal website media online. Suaraperistiwa.id memberikan nuansa baru dalam menyampaikan informasi yang mengedukasi serta membangun untuk kemajuan bangsa. Informasi yang kami sajikan berdasarkan fakta atau temuan di lapangan juga dari sumber yang jelas dan dapat di pertanggung jawabkan.

Seluruh wartawan Suaraperistiwa.id dalam menjalankan tugas jurnalistik, didasari Kode Etik Jurnalistik Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Wartawan Suaraperistiwa.id telah dibekali tanda pengenal berupa ID Card dan Surat Tugas yang sah serta namanya tercantum di boks redaksi. Apabila nanti instansi pemerintah, swasta, masyarakat umum dan sebagainya di kemudian hari menemukan wartawan Suaraperistiwa.id yang namanya tidak tercantum sesuai ketentuan di atas, maka redaksi tidak bertanggungjawab atas pemberitaan yang dilakukan.

BERITA TERBARU

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Kudus Resmikan Gedung IGD PONEK dan Pusat Onkologi RSUD dr. Loekmono Hadi

11/02/2026

Cegah Longsor Susulan, Dinas ESDM Jateng Uji Stabilitas Tanah di Lokasi Relokasi Tegal

10/02/2026

Buka Festival Dandangan 2026, Pemkab Kudus Digitalisasi Pendaftaran Pedagang demi Cegah Pungli

09/02/2026

Batang “Pecah”! Guyon Waton dan Lautan Manusia Padati Industropolis Festival 2026

09/02/2026

HUBUNGI KAMI

Email : redaksi@suaraperistiwa.id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Gastronomi
  • Trending
  • Ekbis
  • Suara Anda
    • Ilpop
    • Abdimas
    • Opini
  • Galeri Foto

Copyright 2024 © SuaraPeristiwa.id